Perguruan Pencak Silat Merpati Putih

Mersudi Patitising Tindak Pusakane Titising Hening

Seminar se-Jabodetabek

Seminar se- Jabodetabek
oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Merpati Putih Universitas Mercu Buana

“PERSPEKTIF KEBANGSAAN DALAM MEMBANGUN NKRI BAGI GENERASI MUDA KINI”

Pembicara (all under confirmation)
Menteri Pemuda dan Olah Raga
Erros Djarot
Khofifah Indar P.
Hendri Yatna
Mas Pung (Guru Besar Merpati Putih)
Rektor UMB/mewakili
Ibu Yufi (Pembina Merpati Putih Cabang Kab. Tangerang)
Perwakilan Mahasiswa UMB
Perwakilan Siswa/i SLTA

Waktu dan Tempat Kegiatan
Hari/Tanggal : Senin, 22 Juni 2009
Waktu : 08.00 - 16.00
Tempat : Aula Universitas Mercu Buana
Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan Jakarta 11650 Telp. 5840816, Fax. 5840814

Peserta Kegiatan :
1. Anggota Merpati Putih se- Jabodetabek
2. Mahasiswa Universitas Mercu Buana
3. Mahasiswa se – Jabodetabek
4. Kepala Sekolah/Pembina sekolah-sekolah se - Jabodetabek
5. Pelajar SMU/K se - Jabodetabek

CP. Bimo Sutrisno (085780026985/02195850826)

8 Juni 2009 at 07:27 - Comments
Hey, great post, very well written. You should post more about this.

Seminar Pencak Silat di Universitas Indonesia Kampus Depok

SEMINAR PENCAK SILAT
(Menggali Nilai Filosofi dan Relevansi dalam Konteks Zaman)

Seni bela diri Pencak Silat dikenal sebagai salah satu hasil budaya asli Indonesia. Dipercaya bermula dari bangsa Melayu yang ada di pesisir Sumatra dan Semenanjung Malaya, Pencak Silat telah berkembang di nusantara sejak abad Ke-VII. Dalam kelanjutannya, Pencak silat dianggap pula sebagai salah satu identitas dari bangsa Indonesia. Tidak hanya menekankan pada teknik bela diri, melainkan pula makna filosofis dan berbagai aspek dalam masyarakat. Nilai moral spiritual, Seni gerak, bela diri, dan olahraga adalah aspek-aspek yang terkandung dalam pencak silat.

Jika dilihat sekilas, pencak silat dianggap sebagai olahraga yang berhubungan dengan fisik saja. Namun, jika kita melihatnya lebih dalam, akan terungkap nilai-nilai filosofis yang luhur. Tiap gerakan dalam pencak silat itu sendiri, tidak lepas kaitannya dengan nilai moral tata krama ketimuran dan religi. Inti dari ilmu dalam pencak silat adalah pertahanan dan penyerahan diri pada Ilahi.

Dalam konteks modern, pencak silat dinilai banyak orang sebagai seni bela diri yang tidak populer untuk dipelajari. Sangat jauh dirasakan ketika dibandingkan dengan karate, taekwondo, dan wushu dalam bidang ketenaran. Kurangnya informasi mengenai pencak silat dan mind set orang Indonesia yang import oriented inilah menyebabkan pencak silat seakan tenggelam dalam negerinya sendiri. Oleh karena itu, Departemen Kajian Budaya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia 2009, dengan tujuan memberikan ide, bukan informasi tanpa guna, menyelenggarakan Seminar Pencak Silat yang bertajuk Menggali Nilai Filosofi dan Relevansi dalam Konteks Zaman.

Hari dan TEMPAT
Hari/tanggal : Kamis, 28 Mei 2009
Jam : 10:00 - 16:00 WIB
Tempat : Auditorium gedung IX Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia kampus Depok

Pembicara
1. Purwoto Hadi Purnomo (Pendiri perguruan dan guru besar Merpati Putih).
2. Bagus Takwin (Aktivis, penulis, dan akademisi dari Fakultas Psikologi UI).
Moderator: I Yudhi Soenarto (Dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI).

Acara berupa seminar, workshop, dan demo dari perguruan silat Merpati Putih dan Cingkrik.
Disediakan pula coffee break dan hiburan.

Seminar ini terbuka untuk seluruh mahasiswa sevitas akademia Universitas Indonesia dan masyarakat umum.

Datang dan maknai nilai luhur dalam warisan budaya bangsa Indonesia ini, karena bangsa yang berbudaya adalah bangsa yang menghargai tradisi lokalnya.

Contact person:
1. Doni (Filsafat 2008) 021 93467734
2. Alan (Sejarah 2008) 081808575525

Sumber : silatindonesia.com

24 Mei 2009 at 13:56 - Comments
Amazing Weight Loss Story at 15:26 on 28 Mei 2009
Thanks for writing, I truly enjoyed your newest post. I think you should post more frequently, you obviously ...